Pemerintah India Akan Menanamkan $ 2,72 M di Bank-Bank yang Dikelola Negara

banner-panjang

Pemerintah India meminta persetujuan parlemen untuk menyuntikkan 200 miliar rupee ($ 2,72 miliar) di bank-bank milik negara pada tahun fiskal saat ini, untuk membantu pemberi pinjaman mengurangi lonjakan kredit macet yang diperkirakan akibat pandemi.

Pada bulan April, Reuters melaporkan bahwa New Delhi telah meyakinkan bank-bank pemerintah bahwa mereka siap memberikan dukungan modal karena pandemi virus korona dapat menyebabkan lonjakan kredit macet karena pertumbuhan ekonomi melambat.

Dampak pandemi kemungkinan akan mendongkrak rasio aset non-performing bruto dalam sistem perbankan India menjadi setidaknya 12,5% pada Maret 2021, dari 8,5% pada Maret 2020, menurut laporan oleh Reserve Bank of India.

Pemerintah telah mengeluarkan 3,5 triliun rupee dalam lima tahun terakhir untuk menyelamatkan bank-banknya.

Dalam anggaran Februari, mereka tidak mengalokasikan dana untuk mendukung sektor tersebut dan malah mendorong mereka untuk beralih ke pasar modal India.

Pemerintah meminta persetujuan parlemen untuk total pengeluaran tambahan 1,67 triliun rupee ($ 22,8 miliar) untuk tahun fiskal saat ini.

Pemerintah akan menggunakan 466,02 miliar rupee untuk ditransfer ke negara-negara bagian yang kesulitan menaikkan pajak dan 100 miliar rupee untuk mensubsidi makanan. /Investing

Berita Terkait