Mengenal Trader Investor dan Spekulator

Ada beberapa karakter atau pendekatan psikologis bagi setiap orang ketika mulai terjun di dalam aktivitas trading, apakah dia bertindak sebagai seorang investor ataukah bertindak sebagai seorang spekulator. Hal ini perlu dipahami agar bisa mendeteksi diri sendiri, apakah di dalam menjalankan aktivitas trading Anda bertindak sebagai seorang investor ataukah sebagai seorang spekulator.

A. Trader tipe Investor

Seorang investor adalah seseorang yang membeli sesuatu dengan harapan bahwa sesuatu yang ia beli kelak di kemudian hari akan mengalami kenaikan nilai sehingga terdapat selisih lebih yang merupakan bentuk keuntungan yang bakal ia raih. Periode waktu di dalam masa investasi ini dapat dalam rentang waktu minggu, bulan, atau bahkan beberapa tahun.

B. Trader tipe Spekulator

Seorang spekulator adalah seseorang yang membeli atau menjual sesuatu dengan tujuan untuk meraih keuntungan dalam waktu singkat tanpa bermaksud untuk menahan order buy atau sell untuk tujuan jangka panjang. Seorang spekulator terkadang menjalankan bisnisnya hanya dalam waktu beberapa menit, jam dan paling lama mungkin hanya dalam hitungan minggu.

Seorang trader yang melakukan aksi buy/sell puluhan kali dalam satu hari (intraday trader) bisa dikatakan sebagai seorang spekulator. Salah satu contoh spekulator sukses adalah George Soros. Dia pernah meraup keuntungan jutaan dollar dalam satu hari dari aksi spekulasi yang pernah dilakukannya. Bahkan meskipun bukan merupakan tanggung jawab langsung dari Soros, ekonomi Rusia pernah mengalami guncangan ketika Soros melempar isu tentang kejatuhan harga saham di Rusia hingga 12%. Lima hari setelah isu itu dilempar, terjadi devaluasi atas mata uang rubel sebesar 25%.

Salah satu pernyataan yang menarik dari George Soros adalah, “Tidaklah terlalu penting untuk dikatakan bahwa ini benar atau salah, namun yang lebih penting adalah sejauh mana Anda bisa meraup uang banyak ketika Anda melakukan hal yang benar dan seberapa banyak uang Anda yang hilang ketika Anda melakukan kesalahan” Dengan uraian tersebut,

Anda diharapkan mampu memahami perbedaan antara investor dan spekulator dengan jelas sehingga Anda kemudian dapat menentukan diri Anda sendiri, apakah bertindak sebagai seorang investor ataukah sebagai seorang spekulator. Pertanyaan tentang apakah Anda seorang investor atau spekulator merupakan pertanyaan atas aspek psikologis anda sendiri.