10 Kesalahan Umum Seorang Trader

  1. Kegagalan untuk memiliki rencana dalam bertrading sebelum melakukan transaksi.
    Seorang trader yang tidak punya rencana khusus pada saat OP, tidak tahu kapan atau di mana ia akan keluar dari suatu transaksi, atau berapa banyak uang yang akan didapat atau hilang.
  2. Trader tidak melakukan pengelolaan uang yang tepat atau money management.
    Tidak perlu uang banyak untuk sukses di dunia forex. Bagian dari keberhasilan trader bermuara pada pengelolaan uang yang tepat.
  3. Harapan yang terlalu tinggi dan terlalu cepat.
    Banyak yang mengharapkan untuk berhenti bekerja dan memulai trading forex dengan harapan ingin cepat kaya. Anda tidak menjadi dokter yang sukses atau pengacara atau pemilik bisnis yang hanya dengan beberapa tahun pertama latihan saja. Dibutuhkan kerja keras dan ketekunan untuk mencapai keberhasilan tidak berbeda dengan trading forex.
  4. Tidak menggunakan pengaman.
    Menggunakan stop loss atau take profit memberikan ide yang bagus mengenai berapa banyak uang yang dipertaruhkan pada suatu trading tertentu untuk mendapatkan keuntungan.
  5. Kurangnya kesabaran dan disiplin.
    Banyak trader gagal karena kurang sabar untuk menunggu waktu yang tepat untuk memasuki pasar dan terburu-buru menutup transaksi jika untung dan tidak disiplin untuk cut loss (menutup transaksi yang merugikan)
  6. Bertrading melawan tren dalam pasar.
  7. Membiarkan loss / rugi terlalu lama.
    Trader yang menahan loss dan “berharap ” bahwa pasar akan segera berbalik menguntungkan mereka, biasanya gagal.
  8. Overtrading / Terlalu banyak melakukan transaksi.
    Jika terjadi kerugian yang banyak, biasanya melakukan transaksi lagi dengan tujuan mengurangi kerugian. Memiliki “terlalu banyak besi dalam api” pada satu waktu adalah kesalahan yang besar
  9. Kegagalan untuk menerima tanggung jawab penuh atas tindakan Anda sendiri.
    Bila Anda mengalami kerugian yang beruntun, jangan menyalahkan broker anda atau orang lain. Anda adalah orang yang bertanggung jawab untuk kesuksesan atau kegagalan Anda sendiri dalam trading.
  10. Tidak melihat gambaran besar pasar.
    Adalah bijaksana jika anda sesekali melihat time frame yang lebih besar dari time frame yang anda gunakan sebelum melakukan transaksi.